Soal Try Out UN MATEMATIKA SMK Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian

Berikut ini blog berbagi dan belajar akan membagikan soal yang disusun oleh STMIK JAKARTA STI&K bekerja sama dengan berbagai institusi dalam rangka Try Out Ujian Nasional.

Soal Try Out ini juga bisa digunakan sekaligus menjadi soal prediksi Ujian Nasional mengingat soal ini disusun sudah sesuai dengan Indikator Kisi-Kisi UN yang tentunya Kisi-Kisi tersebut sudah dimiliki oleh adik-adik dan pengunjung blog. Jika belum, silahkan lihat kisi-kisi UN pada tautan di samping kanan blog berbagi dan belajar ini.

Langsung saja deh, berikut ini adalah link download soal Try Out UN SMK untuk mata pelajaran Matematika Kelompok Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian:

Soal Tryout UN Matematika SMK Kelompok Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian Paket 61

Postingan ini yang saya ambil dari website pak anang
Link :http://pak-anang.blogspot.com/2012/12/soal-try-out-un-matematika-smk_398.html
READ MORE - Soal Try Out UN MATEMATIKA SMK Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian

Download Prediksi Soal UN Geografi SMA 2013

Mata pelajaran geografi sendiri sebenarnya merupakan salah satu mata pelajaran yang mengharuskan kalian untuk tetap rajin membaca. Hanya dengan membaca dan belajar mengerjakan soal latihan maka kalian akan terbiasa untuk membantu pikiran menjadi lebih lancar dalam bekerja. So, sejak sekarang kumpulkan materi Prediksi Soal UN Geografi 2013 untuk menjadi referensi.
Untuk mendownload, langsung saja klik pada link-link di bawah ini kemudian pilih SAVE. Jika koneksimu lancar, maka dalam hitungan detik file berikut ini akan menjadi milik kamu.


Bagaimana, mudah kan cara downloadnya?! Silakan datang lagi mendekati masa ujian 2013 nanti. Insya Allah Prediksi soal yang sesuai dengan SKL telah ada.
READ MORE - Download Prediksi Soal UN Geografi SMA 2013

Prediksi Soal UN Kimia SMA 2013 dan Pembahasan

Nah, untuk memudahkan proses download prediksi soal UN Kimia 2013, saya telah mengumpulkan linknya di bawah ini. Jika ingin download, silakan langsung klik pada link yang sesuai dengan keinginan. Mulai dari contoh soal, materi lengkap dan prediksi sudah ada di sini. Semoga bermanfaat ya ...

Bagaimana, mudah bukan cara downloadnya?! Ayo belajar lebih giat lagi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan lupa berdoa dan bersedekah untuk memudahkan semuanya.
READ MORE - Prediksi Soal UN Kimia SMA 2013 dan Pembahasan

Prediksi Soal UN Bahasa Indonesia SMA 2013 dan Pembahasannya

Baiklah, untuk memudahkan download Prediksi UN Bahasa Indonesia SMA 2013 beserta dengan pembahasannya, saya telah meng-copy paste ebook yang berisi latihan-latihan ujian nasional untuk siswa SMA. Saya yakin dengan belajar lebih banyak mengenai soal-soal ujian nasional nantinya akan mempermudah teman-teman dalam menjawab soal yang diujikan. Jangan lupa, jumlah paket yang dipersiapkan oleh pemerintah dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2013 ini adalah 20 paket. So, itu artinya setiap siswa akan memiliki paket soal dan butir-butir soal yang berbeda dengan teman lainnya di dalam kelas. Hadeh ... Ndak bisa nyontek dong. Haha ...
Ini dia link-link yang bisa kalian klik untuk mendapatkan prediksi UN Bahasa Indonesia SMA/MA. Langsung saja klik pada linknya, kemudian pilih SAVE.
Oke, demikianlah apa yang dapat saya sajikan. Jangan lupa untuk terus berdoa sambil berusaha, semoga semuanya dilancarkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, hingga adik-adik dapat lulus dalam UN 2013 ini dengan hasil yang memuaskan. Jika sudah lulus nanti, jangan lupa untuk menuliskan kesan dan pesan kamu di sini ya. Salam hangat selalu.
READ MORE - Prediksi Soal UN Bahasa Indonesia SMA 2013 dan Pembahasannya

Prediksi Soal UN Fisika SMA 2013 dan Pembahasan

Kisi-Kisi UN SMA 2013 yang dikeluarkan oleh pemerintah pun tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena itu, dengan mempelajari prediksi dan pembahasan dari soal tahun lalu maka kita akan lebih mudah untuk mengerjakan soal.
Bagi saya, adik-adik tidak perlu terlampau khawatir dengan Jumlah Soal UN 20 paket yang akan diterapkan oleh pemerintah tahun ini. Toh, mau jumlah paket soalnya 5, 20 atau bahkan 100 sekali pun, kalian akan tetap mampu mengerjakan soal-soal tersebut. Dengan catatan kalian belajar dengan keras. Bukan begitu?!
Mengkhawatirkan jumlah 20 paket hanya perlu dirasakan oleh siswa yang kerjanya suka nyontek atau ingin berbuat curang. Haha ... So, bagi yang sejak hari sudah mulai merencanakan yang tidak-tidak tentang ujian nasional ada baiknya mulai memperbaiki diri dengan mulai belajar lebih giat, fokus dan terstruktur.
Oke, soal Prediksi UN Fisika SMA 2013 ini saya dapatkan dari sebuah blog. Semoga yang memberikan ilmu ini nanti mendapatkan manfaat dari ilmu yang ia bagi. Semoga Tuhan senantiasa memberikan pahala kebaikan baginya karena telah mempersembahkan waktunya untuk pendidikan. 

Prediksi Soal UN Fisika SMA 2013 dan Pembahasan


Berikut ini prediksi soal UN Fisika SMA 2013 yang dapat kalian download. Untuk mulai mendownloadnya silakan langsung klik pada link yang ada di bawah ini. Dalam hitungan detik file akan menjadi milik kamu. 
 
Bagaimana? Mudah kan mendownloadnya?! Sekarang saatnya belajar dengan sebenar-benarnya belajar. Semoga bermanfaat bagi kalian yang tengah bersemangat!
READ MORE - Prediksi Soal UN Fisika SMA 2013 dan Pembahasan

Bank Soal UN SMK

Ni sob aye punya soal lagi, lumayan sob buat menghadapi UN 2013 ntar. Anda bisa download di bawah:
ang mau download?? Kalo mau silahkan download pada link dibawah ini:

Source: http://vatkurnote.blogspot.com/2013/01/bank-soal-smk.html

BAHASA INDONESIA :
1. SMK – Bahasa Indonesia – 2002
2. SMK – Bahasa Indonesia – 2003
3. SMK – Bahasa Indonesia – 2004
4. SMK – Bahasa Indonesia – 2005
5. SMK – Bahasa Indonesia – 2006
6. SMK – Bahasa Indonesia – 2007
BAHASA INGGRIS :
1. SMK – Bahasa Inggris – 2002
2. SMK – Bahasa Inggris – 2003
3. SMK – Bahasa Inggris – 2004
4. SMK – Bahasa Inggris – 2005
5. SMK – Bahasa Inggris – 2006
6. SMK – Bahasa Inggris – 2007
MATEMATIKA :
1. SMK-Matematika Teknik-2001
2. SMK-Matematika Teknik-2003
3. SMK-Matematika Teknik-2004
4. SMK-Matematika Teknik-2005
5. SMK-Matematika Teknik-2006
6. SMK-Matematika Teknik-2007
7. SMK Matematika Bisnis 2002
8. SMK Matematika Bisnis 2003
9. SMK Matematika Bisnis 2004
10. SMK Matematika Bisnis 2005
11. SMK Matematika Bisnis 2006
12. SMK Matematika Bisnis 2007
13. SMK Rangkuman Soal UN Matematika

Semoga dapat LULUS semua sob. Amin
Jangan lupa join dan komentarnya. . .
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia 2002 Bahasa Indonesia 2003 Bahasa Indonesia 2004 Bahasa Indonesia 2005 Bahasa Indonesia 2006 Bahasa Indonesia 2007 Bahasa Inggris Bahasa Inggris 2002 Bahasa Inggris 2003 Bahasa Inggris 2004 Bahasa Inggris 2005 Bahasa Inggris 2006 Bahasa Inggris 2007 Matematika SMK Matematika Rangkuman SMK Matematika Bisnis SMK Matematika Bisnis 2002 SMK Matematika Bisnis 2003 SMK Matematika Bisnis 2004 SMK Matematika Bisnis 2005 SMK Matematika Bisnis 2006 SMK Matematika Bisnis 2007 SMK Matematika Teknik SMK Matematika Teknik 2003 SMK Matematika Teknik 2004 SMK Matematika Teknik 2005 SMK Matematika Teknik 2006 SMK Matematika Teknik 2007

Source: http://vatkurnote.blogspot.com/2013/01/bank-soal-smk.html
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia 2002 Bahasa Indonesia 2003 Bahasa Indonesia 2004 Bahasa Indonesia 2005 Bahasa Indonesia 2006 Bahasa Indonesia 2007 Bahasa Inggris Bahasa Inggris 2002 Bahasa Inggris 2003 Bahasa Inggris 2004 Bahasa Inggris 2005 Bahasa Inggris 2006 Bahasa Inggris 2007 Matematika SMK Matematika Rangkuman SMK Matematika Bisnis SMK Matematika Bisnis 2002 SMK Matematika Bisnis 2003 SMK Matematika Bisnis 2004 SMK Matematika Bisnis 2005 SMK Matematika Bisnis 2006 SMK Matematika Bisnis 2007 SMK Matematika Teknik SMK Matematika Teknik 2003 SMK Matematika Teknik 2004 SMK Matematika Teknik 2005 SMK Matematika Teknik 2006 SMK Matematika Teknik 2007

Source: http://vatkurnote.blogspot.com/2013/01/bank-soal-smk.html
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia 2002 Bahasa Indonesia 2003 Bahasa Indonesia 2004 Bahasa Indonesia 2005 Bahasa Indonesia 2006 Bahasa Indonesia 2007 Bahasa Inggris Bahasa Inggris 2002 Bahasa Inggris 2003 Bahasa Inggris 2004 Bahasa Inggris 2005 Bahasa Inggris 2006 Bahasa Inggris 2007 Matematika SMK Matematika Rangkuman SMK Matematika Bisnis SMK Matematika Bisnis 2002 SMK Matematika Bisnis 2003 SMK Matematika Bisnis 2004 SMK Matematika Bisnis 2005 SMK Matematika Bisnis 2006 SMK Matematika Bisnis 2007 SMK Matematika Teknik SMK Matematika Teknik 2003 SMK Matematika Teknik 2004 SMK Matematika Teknik 2005 SMK Matematika Teknik 2006 SMK Matematika Teknik 2007

Source: http://vatkurnote.blogspot.com/2013/01/bank-soal-smk.html
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia 2002 Bahasa Indonesia 2003 Bahasa Indonesia 2004 Bahasa Indonesia 2005 Bahasa Indonesia 2006 Bahasa Indonesia 2007 Bahasa Inggris Bahasa Inggris 2002 Bahasa Inggris 2003 Bahasa Inggris 2004 Bahasa Inggris 2005 Bahasa Inggris 2006 Bahasa Inggris 2007 Matematika SMK Matematika Rangkuman SMK Matematika Bisnis SMK Matematika Bisnis 2002 SMK Matematika Bisnis 2003 SMK Matematika Bisnis 2004 SMK Matematika Bisnis 2005 SMK Matematika Bisnis 2006 SMK Matematika Bisnis 2007 SMK Matematika Teknik SMK Matematika Teknik 2003 SMK Matematika Teknik 2004 SMK Matematika Teknik 2005 SMK Matematika Teknik 2006 SMK Matematika Teknik 2007

Source: http://vatkurnote.blogspot.com/2013/01/bank-soal-smk.html
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia 2002 Bahasa Indonesia 2003 Bahasa Indonesia 2004 Bahasa Indonesia 2005 Bahasa Indonesia 2006 Bahasa Indonesia 2007 Bahasa Inggris Bahasa Inggris 2002 Bahasa Inggris 2003 Bahasa Inggris 2004 Bahasa Inggris 2005 Bahasa Inggris 2006 Bahasa Inggris 2007 Matematika SMK Matematika Rangkuman SMK Matematika Bisnis SMK Matematika Bisnis 2002 SMK Matematika Bisnis 2003 SMK Matematika Bisnis 2004 SMK Matematika Bisnis 2005 SMK Matematika Bisnis 2006 SMK Matematika Bisnis 2007 SMK Matematika Teknik SMK Matematika Teknik 2003 SMK Matematika Teknik 2004 SMK Matematika Teknik 2005 SMK Matematika Teknik 2006 SMK Matematika Teknik 2007

Source: http://vatkurnote.blogspot.com/2013/01/bank-soal-smk.html
READ MORE - Bank Soal UN SMK

Komik Naruto Chapter Terbaru

Bagi penggemar NARUTO saya terbitkan komik NARUTO, bagi yang ingin download silahkan klik link dibawah. . ..

Komik Naruto [Download and Read]

Session 621 - Terbaru
Session 611 - 620
Session 601 - 610
Session 591 - 600
Session 581 - 590
Session 571 - 580
Session 561 - 570
Session 551 - 560
Session 541 - 550
Session 531 - 540
Session 525 – 530
READ MORE - Komik Naruto Chapter Terbaru

Contoh Paragraf Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi

Paragraf adalah kesatuan pikiran yang mengungkapkan ide pokok yang berbentuk dalam rangkaian kalimat yang berkaitan dengan bentuk (kohesi) dan makna (koherensi). Ditinjau dari jenisnya, paragraf dibedakan menjadi lima jenis, yakni:
- Paragraf Narasi
- Paragraf Deskripsi
- Paragraf Eksposisi
- Paragraf Argumentasi
- Paragraf Persuasi

Tahukan anda perbedaan bentuk teks antara paragraf narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi?

Kali ini, saya akan memberi contoh masing-masing kelima paragraf tersebut dengan tema bahasan mengenai Pantai Parangtritis. Sengaja saya buat dengan tema yang sama agar pembaca lebih mudah mengetahui perbedaan dari kelima jenis paragraf tersebut.

A. Paragraf Narasi --> Menceritakan atau mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa sehingga tampak seolah-olah pembaca mengalami sendiri peristiwa itu.

Contoh:
Tepat ketika tanggal 10 Maret, sekolahku libur selama sembilan hari dan akan berakhir pada tanggal 18 Maret. Aku dan seluruh keluargaku tidak menyia-nyiakan waktu ini untuk mengadakan liburan keluarga. Ketika itu aku memilih berlibur ke Pantai Parangtritis. Pagi-pagi aku telah berbenah dan menyiapkan semua perbekalan yang nantinya diperlukan. Sepanjang perjalanan, aku iringi dengan nyanyian lagu riang. Betapa senangnya aku ketika sampai di pantai tersebut. Dengan hati suka ria, aku sambut Pantai Parangtritis dengan senyumku. Pantai Parangtritis, pantai nan elok yang menjadi favoritku. Tanpa menyia-nyiakan waktu, aku mengajak kakakku untuk bermain air. Kuambil air dan aku ayunkan ke mukanya. Dengan canda tawa, kami saling berbalasan. Puas rasanya, terasa hilang semua kepenatan karena kesibukan tiap harinya. Di sana, aku dan seluruh keluargaku saling berfoto-foto untuk mengabadikan momen yang indah ini. Tak terasa waktu berjam-jam telah kuhabiskan disana. Hari pun mulai sore menandakan perpisahan dan kembali pulang. Tak rela rasanya kebahagiaan ini akhirnya selesai. Dalam benakku, aku kan kembali esok.

B. Paragraf Deskripsi --> Menggambarkan sesuatu (objek) secara terperinci atau mendetil sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat, mendengar, dan merasakannya sendiri.

Contoh:
Masih melekat di mataku, pemandangan indah nan elok pantai Parang Tritis. Gelombang ombak bergulung-gulung datang silih berganti menyambutku serasa ingin mengajak bermain. Air yang jernih dan pasir putih lembut yang menghampar luas tanpa ada tumbuh-tumbuhan atau karang yang menghalangi membuatku ingin kembali lagi. Di sebelah kanan-kiri, aku bisa memandang air laut sejauh mata memandang, pandai dengan bukit berbatu, pesisir serta pemandangan bukit kapur di sebelah utara pantai. Kurasakan dingin membasuh kakiku karena ombah menghempas kakiku dan terasa asin air itu ketika bibirku terkena percikan. Sepanjang aku berjalan, hampir pinggiran pantai dipenuhi oleh pengunjung wisatawan. Kulihat ada yang berlari berkejar-kejaran di bibir pantai, bermain bola, bermain dengan air, berfoto-foto dengan latar sekitar pantai. Tapi yang paling membuatku tertarik, kulihat ada beberapa turis manca negara yang menikmati keindahan pantai ini dengan naik delman. Seperti apa yang aku lihat, pantai ini memang sangat ramai pengunjung. Tak pernah sunyi pantai Parang Tritis.

C. Paragraf Eksposisi --> Menjelaskan atau memaparkan tentang sesuatu dengan tujuan member informasi (menambah wawasan).

Contoh:
Parangtritis adalah nama desa di kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di desa ini terdapat pantai Samudera Hindia yang terletak kurang lebih 25 km sebelah selatan kota Yogyakarta. Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir yang tinggi di sekitar pantai, gunung pasir tersebut biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak pemda Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis. Selain itu ada pemandian yang disebut parang wedang konon air di pemandian dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit diantaranya penyakit kulit, air dari pemandian tersebut mengandung belerang yang berasal dari pengunungan di lokasi tersebut. Air panas dari parang wedang dialirkan ke pantai parangtritis untuk bilas setelah bermain pasir dan juga mengairi kolam kecil bermain anak-anak. Di Parangtritis ada juga ATV, kereta kuda & kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat. selain itu juga parangtritis sebagai tempat untuk olahraga udara/aeromodeling.

D. Paragraf Argumentasi --> mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta

Contoh:
Pantai Parangtritis memang memiki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sering menelan korban. Yang disayangkan, sebagian masyarakat Indonesia masih saja menganggap peristiwa tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis, yakni dikarenakan Ratu Pantai Selatan meminta tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut. Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat. Ali Susanto, Komandan SAR Pantai Parangtritis, juga menambahkan bahwa disepanjang Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung (pusaran air) yang tempatnya selalu berpindah-pindah dan sulit diprediksi. Kondisi inilah yang sering banyak menimbulkan korban mati tenggelam.

E. Paragraf Persuasi --> karangan yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis.

Contoh:
Pantai Parangtritis memang memiki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sering menelan korban. Yang disayangkan, sebagian masyarakat Indonesia masih saja menganggap peristiwa tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis, yakni dikarenakan Ratu Pantai Selatan meminta tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut. Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat. Ali Susanto, Komandan SAR Pantai Parangtritis, juga menambahkan bahwa disepanjang Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung (pusaran air) yang tempatnya selalu berpindah-pindah dan sulit diprediksi. Kondisi inilah yang sering banyak menimbulkan korban mati tenggelam. Oleh karena itu, selayaknya warga masyarakat tidak lagi percaya hal-hal gaib dan bisa mengedepankan penalaran logika atau akal sehat. Pemerintah daerah pun sebaiknya memberikan pemahaman yang benar mengenai penyebab bencana laut kepada warga di sekitar pantai. Informasi tersebut dapat diteruskan kepada wisatawan guna meningkatkan kewaspadaan mereka.
READ MORE - Contoh Paragraf Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi

Jenis-Jenis Paragraf Eksposisi

Eksposisi merupakan karangan yang bertujuan untuk menginformasikan tentang sesuatu atau menerangkan suatu topik kepada pembaca dengan tujuan memberikan informasi sehingga memperluas pengetahuan pembaca.
Untuk memahaminya, pembaca perlu proses berpikir dan melibakan pengetahuan.

Apa ciri-ciri yang menonjol:
Paragraf eksposisi umumnya menjawab pertanyaan apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana.
Menginformasikan/menceritakan sesuatu yang tidak bisa dicapai oleh alat indera.

Perbedaannya dengan karangan deskripsi, karangan deskripsi bertujuan menggambarkan / melukiskan sesuatu sehingga seolah-olah pembaca mengatakannya sendiri.

Ada beberapa jenis paragraf eksposisi:
  1. Eksposisi berita, berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar
  2. Eksposisi ilustrasi, pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Biasanya menggunakan frase penghubung “seperti ilustrasi berikut ini, dapat diilustrasikan seperti, seperti, bagaikan.”
  3. Eksposisi proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu.
  4. Eksposisi perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
  5. Eksposisi pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. frase penghubung yang biasa digunakan adalah “akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya.”
  6. Eksposisi definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada karakteristik sesuatu itu.
  7. Eksposisi analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa subbagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.
  8. Eksposisi klasifikasi, membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam kategori-kategori
Contoh-contoh paragraf ekspositif: 

1. eksposisi berita
Para pedagang daging sapi di pasar-pasar tradisional mengeluhkan dampak pemberitaan mengenai impor daging ilegal. Sebab, hampir seminggu terakhir mereka kehilangan pembeli sampai 70 persen. Sebaliknya, permintaan terhadap daging ayam dan telur kini melejit sehingga harganya meningkat.

2. Eksposisi ilustrasi
Dalam tubuh manusia terdapat aktivitas seperti pada mesin mobil. Tubuh manusia dapat mengubah energi kimiawi yang terkandung dalam bahan–bahan bakarnya-yakni makanan yang ditelan– menjadi energi panas dan energi mekanis. Nasi yang Anda makan akan dibakar dalam tubuh sebagaimana bensin dibakar dalam silinder mesin mobil. Sebagian dari energi kimiawi yang disediakan oleh nasi itu diubah menjadi energi panas yang membuat tubuh tetap hangat. Sebagian lagi berubah menjadi energi mekanis yang memungkinkan otot-otot dapat memompa darah dalam tubuh atau menggerakkan dada pada waktu bernapas.

3. Eksposisi Proses
Energen, nutrisi empat sehat lima sempurna dapat disajikan dengan mudah. Tuangkan energen ke dalam gelas. Tambahkan 150 ml air hangat dan aduk hingga merata. Energen hangat siap dihidangkan.

4. Eksposisi perbandingan
Tinju bukanlah jenis olah raga yang banyak peminatnya. Yang banyak adalah penggemarnya. Berbeda dengan olah raga jalan kaki. Peminatnya banyak, penggemarnya sedikit. Tidak ada orang yang menonton orang lain berjalan kaki.

5. Eksposisi pertentangan
Orang yang gemar bersepeda umumnya orang yang suka pada alam. Sebaliknya, orang yang tak pernah bersepeda kebanyakan orang kota yang ke mana-mana terbiasa naik mobil nyaman. Mereka akan menggerutu jika menemui jalan sempit di desa-desa.

6. Eksposisi definisi
Metonimi merupakan jenis gaya kias yang menggunakan kata-kata untuk pengertian yang lebih luas aau yang lebih sempit dari artinya yang lazim. Kata-kata dengan makna luas atau menyempit digunakan untuk menamai hal-hal atau sesuatu yang dimaksudkan.

7. Eksposisi analisis
Berbagai teori dikemukakan untuk mencari latar belakang kematian Merilyn Monroe. Ada yang berpendapat dia diancam oleh mafia. Seorang detektif memperkirakan, Merilyn pernah berhubungan dengan J.F. Kennedy. Dia dibunuh untuk menutupi kejadian yang dapat merusak nama baik tokoh penting AS tersebut. …

8. Eksposisi klasifikasi
Sistem penamaan jenis-jenis kritik sastra bervariasi, bergantung pada pendekatan yang digunakan. Pendekatan moral menekankan pertalian karya sastra dengan wawasan moral dan agama. Pendekatan historis, bekerja atas dasar lingkungan karya sastra berkaitan dengan fakta-fakta dari zaman dan hidup pengarang. Pendekatan impresionistik, yang menjadi ciri khas aliran sastra romantik, menekankan efek personil karya sastra pada kritikusnya.
READ MORE - Jenis-Jenis Paragraf Eksposisi

Paragraf atau Karangan Argumentatif

Paragraf atau Karangan Argumentatif
Adalah paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta. Deskripsi merupakan suatu karangan yang memberikan alasan kuat dan meyakinkan. Dalam argumentatif, penulis menyampaikan pendapat yang disertai penjelasan dan alasan yang kuat dengan maksud agar pembaca bisa terpengaruh.

Dasar karangan argumentasi adalah berpikir kritis dan logis. Oleh karena itu, harus berdasarkan pada fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Fakta-fakta tersebut dapat diperoleh dengan berbagai cara, antara lain:

1.bahan bacaan (buku, majalah, surat kabar, atau internet);
2.wawancara atau angket;
3.penelitian atau pengamatan langsung melalui observasi.

Agar lebih mudah, Anda dapat menulis paragraf argumentatif dengan langkah-langkah sebagai berikut.
  1. Daftarlah topik-topik pendapat yang dapat dikembangkan.
  2. Susunlah kerangka paragraf yang akan dibuat.- Kembangkan kerangka tersebut menjadi paragraf.
  3. Anda dapat menggunakan kata penghubung antarkalimat (oleh karena itu, dengan demikian, oleh sebab itu, dan lain-lain).
Ciri-ciri Pargaraf atau karangan argumentasi

1. Menjelaskan pendapat agar pembaca yakin mengenai topik yang dibahas.
2. Memerlukan fakta untuk pembuktian berupa gambar/grafik, dan lain-lain.
3. Menggali sumber ide dari pengamatan, pengalaman, dan penelitian.
4. Penjelasan dalam paragraf argumentasi disampaikan secara logis
5. Penutup berisi kesimpulan.

Karakteristik paragraf argumentasi:
  1. Kalimat utama/pendahuluan berupa pernyataan/gagasan penulis yang menarik perhatian pembaca 
  2. Diikuti kalimat-kalimat penjelas yang berisi argumen-argumen untuk meyakinkan atau membuktikan kebenaran gagasan awal penulis
  3. Ditutup dengan kesimpulan yang menegaskan gagasan awal penulis
Karangan argumentasi dan eksposisi seringkali sulit dibedakan. Bentuk keduanya hampir sama. Meskipun demikian, keduanya memiliki perbedaanPerbedaan argumentasi dengan eksposisi

Bagian Karangan
argumentasi
eksposisi
Pembuka atau pendahuluan
Menarik perhatian pembaca pada persoalan yang akan dikemukakan.
Memperkenalkan kepada pembaca tentang topik yang akan dipaparkan dan tujuan paparan tersebut.
Tujuan
Meyakinkan pembaca.
Memberi informasi atau menjelaskan kepada pembaca agar pembaca memperoleh gambaran yang jelas.
Penggunaan data, contoh, gambar, dsb (Alasan)
Untuk membuktikan bahwa apa yang dikemukakan penulis dalam tulisan itu benar.
Untuk lebih menjelaskan atau memperjelas isi karangan.
Penutup
Menyimpulkan apa yang telah diuraikan pada pembahasan sebelumnya.
Menegaskan lagi apa yang  telah diuraikan sebelumnya.

Paragraf argumentasi mempunyai dua pola pengembangan, yaitu sebagai berikut:
1. Sebab ke Akibat, yaitu jenis pola pengembangan paragraf argumentasi yang berawal dari peristiwa yang dianggap sebagai penyebab, lalu menuju kepada kesimpulan yang berupa efek atau akibat yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut.

2. Akibat ka Sebab, merupakan kebalikan dari pola pengembangan paragraf argumentasi yang sebelumnya. Paragraf ini dimulai dari menjelaskan suatu masalah yang dianggap sebagai akibat lalu bergerak menuju hal-hal yang dianggap sebagai penyebab masalah tadi.

1. Pola sebab-akibat

Yaitu satu sebab yang menimbulkan beberapa akibat.

Misal:
Sebab: Hujan turun__________akibat 1 jemuran basah
akibat 2 tanah becek
akibat 3 got penuh air
dsb.

2. Pola akibat-sebab

Yaitu satu akibat yang terjadi karena beberapa sebab.

Misal:
akibat: lingkungan rusak__________sebab 1: penebangan hutan
sebab 2: pembuangan sampah
sebab 3: penambangan liar
dsb.

3. Pola sebab-akibat yang bertalian

Satu sebab menimbulkan satu akibat yang menjadi sebab dari akibat yang timbul berikutnya.
Sebab1________akibat1 (sebab2)_______akibat2 (sebab3)_______akibat3 (sebab4) dan seterusnya.

Misal:
Sebab1: Semalam hujan turun ________Akibat1: air menggenang (menjadi sebab2) _______Akibat2: jalan-jalan banjir (menjadi sebab3)____________Akibat3: lalu lintas macet. dan seterusnya…


Contoh Paragraf Argumentasi Sebab Akibat:

Pendidikan merupakan salah satu faktor penentu maju mundurnya suatu bangsa. Adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan lagi bahwa pendidikan di indonesia adalah pendidikan yang sangat mahal dan tak terjangkau bagi masyarakat tak mampu. Pada tahun 2010 saja terdapat 1,08 juta siswa SD hingga SMA yang putus sekolah. Biaya pendidikan yang mahal diperkirakan menjadi sebab tingginya angka putus sekolah di tahun 2010 tersebut.

Contoh Paragraf Argumentasi Akibat Sebab:

Kerusakan lingkungan merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh umat manusia di era modern sekarang ini. Hampir setiap hari kita selalu disuguhi dengan berita-berita tentang berbagai macam bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kekeringan dan berbagai macam bencana alam lain yang telah memakan banyak sekali korban baik harta maupun nyawa. Bencana-bencana alam "buatan" yang sering terjadi saat ini, tak lain dan tak bukan adalah akibat dari pola hidup sebagian besar manusia modern yang tidak ramah lingkungan.


CONTOH PARAGRAF ARGUMENTASI

1. Sebagai orang awam, saya menganggap kenaikan BBM ini sangat meresahkan dan menyulitkan masyarakat, terutama masyarakat kecil. Bagi masyarakat yang mampu mungkin itu tidak akan menjadi masalah, tetapi bagi masyarakat kecil, hal ini akan berakibat fatal. Biaya hidup mereka akan lebih besar, padahal kemampuan mereka sangat minim. Kondisi sebelum BBM naik saja sudah kembang kempis, apalagi setelah BBM naik, mungkin mereka hanya bisa malan pagi. Bahkan, mungkin banyak yang kelaparan secara terselubung.

2. Memilih SMA tanpa pertimbangan yang matang hanya akan menambah pengangguran karena pelajaran di SMA tidak memberi bekal bekerja. Menurut Iskandar, sudah saatnya masyarakat mengubah paradigma agar lulusan SMP tidak latah masuk SMA. Kalau memang lebih berbakat pada jalur profesi sebaiknya memilih SMK. Dia mengingatkan sejumlah risiko bagi lulusan SMP yang sembarangan melanjutkan sekolah. Misalnya, lulusan SMP yang tidak mempunyai potensi bakat-minat ke jalur akademik sampai perguruan tinggi, tetapi memaksakan diri masuk SMA, dia tidak akan lulus UAN karena sulit mengikuti pelajaran di SMA. Tetapi tanpa lulus UAN mustahil bisa sampai perguruan tinggi.

3. Akibat perkembangan perekonomian dan pertambahan jumlah penduduk, komsumsi energi di dalam negeri juga meningkat. Kebutuhan gas di pulau jawa pada tahun 2002 sebanyak 943 juta kaki kubik per hari (MMCFD). Tahun 2005, meningkat menjadi 1,136 MMCFD. Pada tahun 2010, kebutuhan gas di pulau jawa diperkirakan 2.252 MMCFD dan tahun 2015, sebanyak 3,441 MMCFD.

4. Pendidikan gratis hanya janji yang bergema luas saat kampanye dan pemilihan pimpinan daerah maupun pusat. Saat pemilihan usai akan lain ceritanya. Anak-anak miskin di kota, desa, dan pedalaman tetap mengalami kesulitan untuk mengakses pendidikan yang layak. Di perkotaan sekolah berlomba-lomba meningkatkan sarana dan prasaran dengan jalan menaikkan pungutan dengan dalil sumbangan pendidikan, uang gedung, dan lain-lain karena biasanya masyarakat perkotaan lebih memilih sekolah yang mempunyai sarana pendidikan yang baik sehingga mereka tidak akan segan untuk membayar mahal demi memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak mereka. Sebaliknya di pinggiran kota, pedesaan, dan pedalaman, sekolah tidak bisa mengenakan pungutan kepada orang tua siswa karena tidak ada lagi yang bisa dipungut dari masyarakat. Para siswa harus puas dengan kondisi fasilitas pendidikan yang jauh dari kata layak.

5. Kebiasaan menabung sejak dini memberi manfaat besar bagi orang yang melakukannya. Dengan menabung, secara tidak langsung seseorang berusaha menata hidupnya. Seperti sering terjadi, dalam hidup banyak kejadian yang tidak terduga, seperti sakit, tertimpa musibah, mendaftar sekolah, dan sebagainya. Hal-hal tersebut tentu memerlukan biaya. Dengan memiliki tabungan, seseorang tidak akan terlalu panik ketika berhadapan dengan kejadian yang tidak terduga itu. Mereka akan lebih mudah menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Jadi, kegiatan menabung adalah tindakan yang menguntungkan.

6. Menurut Iskandar, sudah saatnya masyarakat mengubah paradigma agar lulusan SMP tidak latah masuk SMA. Kalau memang lebih berbakat pada jalur profesi sebaiknya memilih SMK. Dia mengingatkan sejumlah risiko bagi lulusan SMP yang sembarangan melanjutkan sekolah. Misalnya, lulusan SMP yang tidak mempunyai potensi bakat-minat ke jalur akademik sampai perguruan tinggi, tetapi memaksakan diri masuk SMA, dia tidak akan lulus UAN karena sulit mengikuti pelajaran di SMA. Tanpa lulus UAN mustahil bisa sampai perguruan tinggi. Pada akhirnya mereka akan menjadi pengangguran karena pelajaran di SMA tidak memberi bekal untuk bekerja. Jadi, memilih SMA tanpa pertimbangan yang matang hanya akan menambah pengangguran.
READ MORE - Paragraf atau Karangan Argumentatif

Macam-Macam Majas dan Contohnya

macam-macam majas, jenis-jenis majas, majas dan contohnya, definisi majas, majas perbandingan, majas pertentangan, majas pertautan, majas penegasan
Macam-Macam Majas dan Contohnya. Majas atau Gaya Bahasa adalah bahasa kias yang dipergunakan untuk menimbulkan kesan imajinatif atau menciptakan efek-efek tertentu bagi pembaca atau pendengarnya. Jenis-jenis majas yang sangat banyak ini sering kali digunakan oleh penyair dalam membuat puisinya. Untuk mengetahui makna dalam puisi, kita memang harus menguasai macam-macam majas

Dalam artikel ini, Science And Education akan mencoba menerangkan beberapa jenis majas yang sering dipakai (familiar) termasuk yang sering keluar sebagai ujian. Untuk memudahkan memahami, dijelaskan juga macam-macam majas dan contohnya.

 
Sebelum membahas lebih dalam, kita perlu ketahui Majas pada dasarnya terdiri atas:
1). Majas Perbandingan;
2). Majas Pertentangan;
3). Majas Sindiran;
4). Majas Penegasan.

A. Majas Perbandingan
Majas Perbandingan ialah kata-kata berkias yang menyatakan perbandingan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca”. Ditinjau dari cara pengambilan perbandingannya, Majas Perbandingan dibagi menjadi:

1) Asosiasi atau Perumpamaan
Majas asosiasi atau perumpamaan adalah perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berbeda, tetapi sengaja dianggap sama. Majas ini ditandai oleh penggunaan kata bagai, bagaikan, seumpama, seperti, dan laksana.
Contoh :
a) Semangatnya keras bagaikan baja.
b) Mukanya pucat bagai mayat.
c) Wajahnya kuning bersinar bagai bulan purnama

2) Metafora
Metafora adalah majas yang mengungkapkan ungkapan secara langsung berupa perbandingan analogis.
Me·ta·fo·ra /m├ętafora/ : Pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara
Contoh:
a)      Engkau belahan jantung hatiku sayangku. (sangat penting)
b)      Raja siang keluar dari ufuk timur
c)      Jonathan adalah bintang kelas dunia.
d)      Harta karunku (sangat berharga)
e)      Dia dianggap anak emas majikannya.
f)       Perpustakaan adalah gudang ilmu.

3) Personifikasi
Personifikasi adalah majas yang membandingkan benda-benda tak bernyawa seolah-olah mempunyai sifat seperti manusia.
Contoh:
a) Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
b) Ombak berkejar-kejaran ke tepi pantai.
c) Peluit wasit menjerit panjang menandai akhir dari pertandingan tersebut.

4) Alegori
Alegori adalah Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran.
Alegori: majas perbandingan yang bertautan satu dan yang lainnya dalam kesatuan yang utuh. Contoh: Suami sebagai nahkoda, Istri sebagai juru mudi
Alegori biasanya berbentuk cerita yang penuh dengan simbol-simbol bermuatan moral.
Contoh:
Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.

5) Simbolik
Simbolik adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan
mempergunakan benda, binatang, atau tumbuhan sebagai simbol atau lambang.
Contoh:
a)   Ia terkenal sebagai buaya darat.
b)   Rumah itu hangus dilalap si jago merah.
c)   Bunglon, lambang orang yang tak berpendirian
d)   Melati, lambang kesucian
e)   Teratai, lambang pengabdian

6) Metonimia
Metonimia adalah majas yang menggunakan ciri atau lebel dari sebuah benda untuk menggantikan benda tersebut.Pengungkapan tersebut berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh:
a) Di kantongnya selalu terselib gudang garam. (maksudnya rokok gudang garam)
b) Setiap pagi Ayah selalu menghirup kapal api. (maksudnya kopi kapal api)
c) Ayah pulang dari luar negeri naik garuda (maksudnya pesawat)

7) Sinekdok
Sinekdok adalah majas yang menyebutkan bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya. Majas sinekdokhe terdiri atas dua bentuk berikut.
a) Pars pro toto, yaitu menyebutkan sebagian untuk keseluruhan.
    Contoh:
(a) Hingga detik ini ia belum kelihatan batang hidungnya.
(b) Per kepala mendapat Rp. 300.000.
b) Totem pro parte, yaitu menyebutkan keseluruhan untuk sebagian.
    Contoh:
(a) Dalam pertandingan final bulu tangkis Rt.03 melawan Rt. 07.
(b) Indonesia akan memilih idolanya malam nanti.

8. Simile:
Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya, bagaikan, " umpama", "ibarat","bak", bagai".
Contoh: 
Kau umpama air aku bagai minyaknya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.
B. Majas Pertentangan 
Majas Pertentangan adalah “Kata-kata berkias yang menyatakan pertentangan dengan yang dimaksudkan sebenarnya oleh pembicara atau penulis dengan maksud untuk memperhebat atau meningkatkan kesan dan pengaruhnya kepada pembaca atau pendengar”. Jenis-jenis Majas Pertentangan dibedakan menjadi berikut.

1) Antitesis
Antitesis adalah majas yang mempergunakan pasangan kata yang berlawanan artinya.
Contoh:
a) Tua muda, besar kecil, ikut meramaikan festival itu.
b) Miskin kaya, cantik buruk sama saja di mata Tuhan.

2) Paradoks
Paradoks adalah majas yang mengandung pertentangan antara pernyataan dan fakta yang ada.
Contoh;
a) Aku merasa sendirian di tengah kota Jakarta yang ramai ini.
b) Hatiku merintih di tengah hingar bingar pesta yang sedang berlangsung ini.

3) Hiperbola
Majas hiperbola adalah majas yang berupa pernyataan berlebihan dari kenyataannya dengan maksud memberikan kesan mendalam atau meminta perhatian.
Contoh:
a) Suaranya menggelegar membelah angkasa.
b) Tubuhnya tinggal kulit pembalut tulang.

4) Litotes
Litotes adalah majas yang menyatakan sesuatu dengan cara yang berlawanan dari kenyataannya dengan mengecilkan atau menguranginya. Tujuannya untuk merendahkan diri.
Contoh:
a) Makanlah seadanya hanya dengan nasi dan air putih saja.
b) Mengapa kamu bertanya pada orang yang bodoh seperti saya
ini?
C. Majas Sindiran
Majas Perbandingan ialah kata-kata berkias yang menyatakan sindiran untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca”. Majas sindirian dibagi menjadi:

1) Ironi
Ironi adalah majas yang menyatakan hal yang bertentangan denganmaksud menyindir.
Contoh:
a) Ini baru siswa teladan, setiap hari pulang malam.
b) Bagus sekali tulisanmu sampai tidak dapat dibaca.

2) Sinisme
Sinisme adalah majas yang menyatakan sindiran secara langsung.
Contoh :
a) Perkataanmu tadi sangat menyebalkan, tidak pantas diucapkan oleh orang terpelajar sepertimu.
b) Lama-lama aku bisa jadi gila melihat tingkah lakumu itu.

3) Sarkasme
Sarkasme adalah majas sindiran yang paling kasar. Majas ini biasanya diucapkan oleh orang yang sedang marah.
Contoh:
a) Mau muntah aku melihat wajahmu, pergi kamu!
b) Dasar kerbau dungu, kerja begini saja tidak becus!
D. Majas Penegasan
Majas Perbandingan ialah kata-kata berkias yang menyatakan penegasan untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap pendengar atau pembaca”. Majas penegasan terdiri atas tujuh bentuk berikut.

1) Pleonasme
Pleonasme adalah majas yang menggunakan kata-kata secara berlebihan dengan maksud menegaskan arti suatu kata.
Contoh:
a) Semua siswa yang di atas agar segera turun ke bawah.
b) Mereka mendongak ke atas menyaksikan pertunjukan pesawat tempur.

2) Repetisi
Repetisi adalah majas perulangan kata-kata sebagai penegasan.
Contoh:
a) Dialah yang kutunggu, dialah yang kunanti, dialah yang kuharap.
b) Marilah kita sambut pahlawan kita, marilah kita sambut idola kita, marilah kita sambut putra bangsa.

3) Paralelisme
Paralelisme adalah majas perulangan yang biasanya ada di dalam puisi.
Contoh:
Cinta adalah pengertian
Cinta adalah kesetiaan
Cinta adalah rela berkorban

4) Tautologi
Tautologi adalah majas penegasan dengan mengulang beberapa kali sebuah kata dalam sebuah kalimat dengan maksud menegaskan. Kadang pengulangan itu menggunakan kata bersinonim.
Contoh:
a) Bukan, bukan, bukan itu maksudku. Aku hanya ingin bertukar pikiran saja.
b) Seharusnya sebagai sahabat kita hidup rukun, akur, dan bersaudara.

5) Klimaks
Klimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal berturutturut dan makin lama makin meningkat.
Contoh:
a) Semua orang dari anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut antri minyak.
b) Ketua Rt, Rw, kepala desa, gubernur, bahkan presiden sekalipun tak berhak mencampuri urusan pribadi seseorang.

6) Antiklimaks
Antiklimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal berturutturut yang makin lama menurun.
a) Kepala sekolah, guru, dan siswa juga hadir dalam acara syukuran itu.
b) Di kota dan desa hingga pelosok kampung semua orang merayakan HUT RI ke -62.

7) Retorik
Retorik adalah majas yang berupa kalimat tanya namun tak memerlukan jawaban. Tujuannya memberikan penegasan, sindiran, atau menggugah.
Contoh:
a) Kata siapa cita-cita bisa didapat cukup dengan sekolah formal saja?
b) Apakah ini orang yang selama ini kamu bangga-banggakan ?
d. Majas Pertentangan
 
Semoga bermanfaat. . .jangan lupa join dan komentarnya
READ MORE - Macam-Macam Majas dan Contohnya

Terimakasih sudah berkunjung, silahkah tinggalkan komentar anda, tapi sebelum berkomentar silahkan baca dulu peraturannya :

1. Berkomentarlah menggunakan bahasa yang sopan

2. Dilarang mencantumkan komentar yang berisi SARA atau bersifat provokatif

3. Dilarang mencantumkan LINK di dalam isi komentar kecuali di halaman "Tukar Link"

4. Jangan meninggalkan komentar SPAMM,

5. Berkomentarlah sesuai tema artikel

6.Jika anda melanggar peraturan diatas, maka dengan
terpaksa saya akan langsung menghapus komentar anda.

Terimakasih.

Popular posts